INFORMATIF, INSPIRATIF, MENCERAHKAN

Daily archive

August 09, 2019

Kesbangpol Ngawi, Gelar Sarasehan Memahami Toleransi Dari Sudut Pandang Hukum

di Hukum dan Keamanan oleh

Negara Indonesia terkenal akan keberagaman masyarakatnya,
kondisi ini tentunya diperlukan sikap toleransi tinggi, saling menghargai
segala perbedaan yang ada. Namun, belakangan ini banyak terjadi peristiwa yang
memicu sikap intoleransi, hal ini pastinya sangat mengganggu dan mengancam
perdamaian masyarakat dan menimbulkan konflik dan perpecahan.

Untuk mengantisipasi dan menciptakan situasi yang tetap guyub rukun di Kabupaten Ngawi Kantor
Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Ngawi gelar sarasehan dengan
tema “Memahami Toleransi Dari Sudut
Pandang Hukum
” bertempat di Gedung Kesenian, Kamis (8/8).

Hadir dalam acara
ini Asisten II Hermiati Retno Sriwulan, Kepala Kantor Kesbangpol, Yoni
Wasono,  6 Narasumber yang berasal dari Kejaksaan
Negeri dan Kepolisian Resor Ngawi serta peserta acara ini diantaranya pelajar
tingkat SLTA, pemuda lintas agama dan Organisasi Masyarakat kepemudaan serta
kemahasiswaan.

Dalam
sambutannya, Hermiati Retno Sriwulan menyampaikan amanat Sekretaris Daerah
Kabupaten Ngawi, Mokh. Sodiq Triwidiyanto mengatakan Kabupaten Ngawi memiliki
masyarakat majemuk yang memiliki berbagai macam karakteristik, maka diperlukan
kesadaran dalam diri masyarakat untuk menghargai menghormati segala perbedaan
yang ada. “Dengan toleransi tentunya akan menjadikan suasana semakin guyub dan rukun dalam berbagai aktifitas
ataupun dilingkungan masyarakat,” kata Herminati Retno Sriwulan

Mokh. Sodiq
Triwidiyanto dalam amanatnya juga mengatakan toleransi dari sudut pandang hukum
sarana untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban didalam masyarakat. Pasalnya,
didalamnya mengajarkan tentang menghargai antar pemeluk agama, pendapat, dan
pemikiran serta menghormati kepercayaan masing – masing individu, “Jika semua
tidak dipayungi dengan toleransi tentu akan mudah terjadi gesekan. Disinilah
perlunya hukum sebagai acuan dalam penyelesaian masalah,” lanjutnya.

Sementara
Kepala Kesbangpol,Yoni Wasono berharap dengan sarasehan ini bisa memberikan
pencerahan untuk bertoleransu dengan baik, “Dan, antar umat beragama ini bisa
sinergis dan harmonis, beda pendapat itu adalah hal yang wajar. Tapi, NKRI
harga mati,” tandas Yoni. (nf/kominfo)

Go to Top