INFORMATIF, INSPIRATIF, MENCERAHKAN

Monthly archive

October 2011 - page 2

Kejuaraan Ju Jitsu Antar Pelajar dan Ground Fighting se Jawa Timur 2011

di Berita/Informasi oleh

Jumat 21 Oktober 2011 Wabup, Ony Anwar membuka Kejurda Ju Jitsu Antar Pelajar Se-Jawa Timur yang di gelar di Gedung Eko Kapti. Tak kurang dari 350 peserta meramaikan kejuaraan Ju Jitsu antar pelajar se-jatim Smasa Cup. Mereka tidak hanya dari daerah Bakorwil Madiun saja, tapi juga luar daerah seperti Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Pasuruan dan Kediri.

Kontingen Ngawi tampaknya tak mau menanggung malu di kandang sendiri. Sejumlah atlet yang selama ini sudah mampu berbicara di even regional menjadi tumpuan untuk menjadi juara.Sebut saja Septian Novel yang pada Proprov Jatim II di Kediri juli lalu menyabet perunggu.

Dalam sambutannya Wabup, Ony Anwar” Saya bangga Ngawi bisa menyelenggarakan Kejuaraan Ju Jitsu antar pelajar se-jatim. Menurutnya, Kejuaraan semacam ini bisa menambah jam terbang dan pengalaman tading para atlet Ju Jitsu local. Selain itu Wabup berharap Para peserta mampu mendongkrak potensi olah raga bela diri yang peminatnya terus meningkat dan para peserta harus menjadi yang terbaik dan menjujung tinggi sportivitas.

Dalam Kejuaraan Ju Jitsu antar pelajar di ngawi ini mendatangkan wasit dan dewan juri dari pengurus Ju Jitsu Jatim.Yang mana dalam kejuaraan ini bisa berjalan fair dan berkualitas. Mudah-mudahan kejuaraan Ju jitsu antar pelajar di ngawi bisa sukses hingga partai penutup nanti. (Humas Ngawi)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0

Pelayanan Publik SMKN 1 Ngawi Dievaluasi Tim Propinsi Jawa Timur

di Berita/Informasi oleh

Rabu, 19 Oktober 2011 SMKN 1 Ngawi kedatangan tamu dari Tim Evaluasi Pelayanan Publik Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Ngawi. Tujuan kedatangan Tim Evaluasi adalah untuk mengetahui fasilitas-fasilitas serta layanan-layanan masyarakat yang ada di SMKN 1 Ngawi. Tim Evaluasi Pelayanan Publik Pemerintah Provinsi Jawa Timur terdiri atas perwakilan dari Biro organisasi, Dinas Kominfo, Inspektorat, Biro Umum, Biro Hukum. SMKN 1 Ngawi yang berada di Jl. Teuku Umar No. 10, Ngawi memiliki 5 Program Keahlian, yaitu: Administrasi Perkantoran, Akutansi, Penjualan, Teknik Komputer Jaringan, dan Teknologi Elektronika Industri, yang didukung dengan laboratorim yang lengkap dan fasilitas penunjang lainnya. Menurut Drs Suyono, salah seorang panitia lomba Standar Pelayanan Publik SMKN 1 Ngawi, SMKN 1 Ngawi mempunyai beberapa keunggulan yang bisa menjadi pertimbangan tim penilai pelayanan publik, diantaranya memiliki Bisnis Center Skansa Mart yang menjadi percontohan SMK se Indonesia, antara lain pernah dikunjungi SMKN 1 Sampang, SMKN 1 Karanganyar. Dan SMKN 1 Ngawi memiliki teaching factory, bank mini , laboratorium yang lengkap selaras setandar ISO 9001-2008, pungkas beliau. (Humas Ngawi)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0

Tebar Benih Cinta Ikan di Kali Bengawan

di Berita/Informasi oleh

Panorama kali Bengawan yang menyusuri kota Ngawi menjadi bagian tersendiri dari kekayaan dan keindahan Ngawi. Potensi Bengawan yang terpendam sayang untuk dibiarkan tanpa sentuhan. Debit air yang tak pernah kering menjadi salah satu alasan untuk menebar benih ikan. Tak luput Wabup Ngawi, Jumat 21 Oktober 2011 Ony Anwar bersama 100 orang masyarakat, siswa sekolah, muspika dan instansi terkait terlibat dalam kegiatan Tebar Benih Ikan di sungai Bengawan tepatnya desa Dumplengan kecamatan Pitu.

Kegiatan ini ditujukan untuk pendidikan kepada masyarakat agar tidak membuang limbah rumah tangga, pabrik maupun industry ke sungai, tidak menangkap ikan dengan racun yang dapat membunuh populasi ikan, serta pendidikan lingkungan bagi anak-anak sekolah.

Tak kurang dari 3000 ekor bibit ikan terdiri dari patin, lele, nila dan bawal disiapkan dalam tebar benih ikan di kali Bengawan. Wabup bersama masyarakat menebar beberapa ikan ke sungai sontak keriuhan menggema dalam prosesi tersebut.

“Penebaran benih ini merupakan salah satu bagian dari upaya untuk menjaga keseimbangan alam dan kelestarian alam. Dengan penebaran bibit ikan ini kami berharap masyarakat sekitar dapat ikut menjaga kebersihan sungai serta dapat dipakai ajang rekreasi,” ungkap Wabup.

ditambahkannya, untuk meningkatkan kualitas lingkungan yang lebih baik, dia mengajak semua warga untuk terus menjaga kelestarian alam dan ekosistemnya. Hal itu, bisa dilakukan bukan hanya dengan meningkatkan kegiatan Tebar Benih Ikannamun juga menggalakkan pemeliharaan sungai yang sudah ada.Di samping menjaga keseimbangan dan kelestarian alam dengan tebar benih ikan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan dan mendukung program pemerintah dalam Gerakan Makan Ikan.

Wabup Ngawi , Ony Anwar dalam pernyataannya juga menyadari kegiatanTebar Benih itu bukan merupakan hal baru. Karena itu diperlukan kesadaran dari semua warga untuk secara serentak mensukseskan program pro pelestarian lingkungan tersebut. Ketersediaan populasi ikan yang memadai juga dapat menarik masyarakat yang hobi mincing untuk menyalurkan hobinya dan sungai menjadi salah satu tempat wisata yang menarik. (Humas Ngawi)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0

e-KTP : Ngawi Siap Merampungkannya

di Berita/Informasi oleh

Makin tak sedapnya kabar ditingkat pusat terkait program e-KTP, Pemerintah Kabupaten Ngawi terus melangkah guna merampungkan program nasional Kartu Tanda Penduduk elektronik (e- KTP). Nampak dibeberapa Kecamatan mulai terlihat aktivitas petugas yang sibuk melayani masyarakat hingga jelang petang.

Seperti yang terlihat di Kecamatan Paron, sejak hari pertama pelayanan e-KTP dibuka, Senin (10/10), menurut pengakuan salah satu petugas e-KTP Kecamatan Paron, Jumadi, mejlentrehkan bahwa petugas e-KTP yang berjumlah 12 personil terpaksa lembur sampai tengah malam. “Yang jelas kita ngejar target padahal aturan kita dalam melayani e-KTP ke masyarakat sampai pukul 18.00 WIB,” terang Jumadi.
Kejar target 500 KTP per hari diakui sangat sulit dicapai. Berbagai kendala antara lain faktor kurangnya operator dan sering bermasalahnya eyes scanner serta peralatan sidik jari juga turut menyumbang keterlambatan. “ Terkadang untuk mengambil sidik jari satu orang saja membutuhkan waktu cukup lama lebih dari sepuluh menit karena sidik jarinya tidak terdeteksi di computer,” imbuh Jumadi.

Hal senada juga diungkapkan dari masyarakat sendiri, misalkan Romlah salah satu warga Desa Gentong, Kecamatan Paron. Ibu rumah tangga ini harus rela antri dari waktu siang hari hingga malam. “Gimana lagi yang namanya antri kita harus bersabar sebetulnya jenuh juga,” ungkap Romlah. Sementara pihak kasi pemerintahan Kecamatan Paron, Eko Yudo Nurcahyo.Ssos, menjelaskan di wilayahnya yang terdiri 14 Desa bakal rampung sekitar tanggal 16 Oktober tahun ini dengan cara digilir setiap desanya. Jumlah pemohon e-KTP sendiri di Kecamatan Paron sesuai data yang masuk mencapai 87.085 orang. “Memang jumlah pemohon di Kecamatan Paron terbesar kedua setelah Kecamatan Ngawi Kota,” kata Eko Yudo Nurcahyo.Ssos. (sinarngawi.com)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0
Go to Top