Bupati Ngawi Lepas 314 Calon Jamaah Haji, Minta Jaga Kesehatan dan Kebersamaan
Bupati Ngawi, Budi Sulistyono melepas 314 calon Jamaah Haji kloter 2 Jawa Timur Kabupaten Ngawi menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya di Pendopo Wedya Graha, Jumat (5/7).
Menurut Kepala Kementerian Agama Kabupaten Ngawi, Zainal Arifin bahwa Kabupaten Ngawi masuk dalam gelombang pertama masuk di Asrama Haji Sukolilo, “Dan menurut jadwal akan berangkat ke Bandara Juanda, Sabtu (6/7) pukul 07. 05, serta tiba di Madinah sekitar pukul 13.50 waktu setempat kemudian akan kembali ke tanah air dijadwalkan tanggal 18 Agustus mendatang,” jelas Zainal.

Seperti yang disampaikan Zainal, dari data manifest tercatat 314 calhaj yang berangkat tahun ini, dari jumlah tersebut ada Lansia 124 orang, berpenyakit 106 orang, “Jadi ada 230 orang berusia lanjut, sedangkan calhaj usia termuda 19 tahun, tertua usia 89 tahun,”jelasnya.
Sementara Bupati Ngawi, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat untuk calhaj yang sudah lama menunggu waktu keberangkatan, “Mudah – mudahan semua yang mendapatkan panggilan suci ini ikhlas dan mendapatkan predikat haji mabrur,” kata Bupati
Bupati juga berpesan kepada calhaj untuk memperhatikan keperluan pribadi terutama obat – obatan apalagi mayoritas berusia lanjut. “Obat – obatanya yang setiap saat diminum harus di bawa,” katanya. Selain itu, Bupati juga menghimbau untuk selalu menjaga kebersamaan mengingat ada jutaan orang disana, “Selain kebersamaan, jaga kesehatan karena ibadah haji juga melibatkan fisik,” pesannya.

Diakhir sambutannya, Bupati mengharapkan jamaah calhaj untuk mendoakan Kabupaten Ngawi menjadi semakin baik lagi, “Saya minta doa agar kita dalam membangun kesejahteraan semakin hari semakin dekat, juga pembangunan semakin efektif dan cepat,” ujarnya.
Usai pelepasan, calhaj diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo menggunakan tujuh armada bus. Turut hadir dalam acara ini, Sekretaris Daerah Ngawi, Mokh Sodiq Triwidiyanto, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pejabat lingkup Pemeritah Kabupaten Ngawi dan keluarga yang mengantar calhaj.(dn/nf/kominfo)
Dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2019 di Surabaya, Asosiasi Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Se Jawa Timur gelar Konferensi Nasional LPPL Indonesia di Hotel Santika Premier Gubeng Surabaya, Rabu (6/02). Menurut Sektretaris LPPL Radio Jatim, Rita Triana sampaikan bahwa kegiatan ini bagian dari peringatan HPN 2019, “Meskipun ini lembaga penyiaran publik juga bagian dari media atau pers dan moment kali ini sangat tepat, kalau mengumpulkan LPPL se tanah air dalam forum konferensi ini, sekaligus menyamakan visi dan misi dalam membangun jaringan LPPL nasional,” ungkapnya.
Sementara menurut Ketua Panitia, Syaifudin Ahmad menegaskan pentingnya membangun sinergitas antar kepala Dinas Komunikasi dan Informatika se Indonesia dalam menguatkan fungsi LPPL. “Konferensi ini pertama kali digelar di Surabaya, diharapkan dengan membangun LPPL yang kuat bisa wujudkan penyiaran nasional yang sehat,” pungkasnya (red/kominfo)