Category archive

Berita - page 592

White Space, Teknologi Baru untuk Akselerasi Internet Pedesaan

di %s Berita/Informasi 682 views

JAKARTA–Microsoft mengembangkan White Space yaitu pemanfaatan frekuensi yang tidak terpakai untuk dipakai menjadi jaringan internet tanpa kabel (wifi).

“White space adalah teknologi baru yang memanfaatkan frekuensi kosong, misalnya frekuensi TV, tanpa mengganggu saluran frekuensi TV tersebut,” kata Kepala Bidang Teknologi Nasional Microsoft Indonesia Tony Seno Hartono.

Frekuensi TV menurut Tony berada pada 2,4 GHz dan hanya mampu menjangkau hingga 100 meter dengan satu pemancar sinyal (transmitter).

“Tapi dengan teknologi yang baru, frekuensinya lebih rendah yaitu pada 50-700 MHz dengan jangkauan hingga 3-4 kilometer sehingga satu desa dapat terkoneksi internet dengan hanya satu transmitter dan memanfaatkan frekuensi TV yang tidak ada channel-nya,” jelas Tony.

Teknologi tersebut juga dapat menyatukan sejumlah frekuensi yang tersebar untuk menjadi satu sehingga frekuensi yang tidak terpakai dapat digunakan untuk wifi.

“White space juga dapat melepaskan pemakaian frekuensi bila ternyata pemilik frekuensi tersebut misalnya stasiun TV sudah mengisi frekuensi tersebut, uji coba kami sudah dilakukan 2 tahun di Inggris dan sejauh ini tidak mendapatkan keluhan dari stasiun TV mana pun,” tambah Tony.

Menurut dia, teknologi ini dapat menjadi salah satu solusi untuk internet di pedesaan karena stasiun TV di pedesaan hanya sedikit.

“Namun penggunaan frekuensi tersebut memang memerlukan regulasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, tapi teknologi ini lebih murah dibanding harus memakai WiMax,” papar Tony.

WiMax (Worldwide Interoperability for Microwave Access) merupakan teknologi akses nirkabel pita lebar yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dengan jangkauan yang luas.

Menurut data Kemkominfo, terdapat 41 ribu desa yang sudah mendapat akses telekomunikasi, namun masih ada 32 ribu desa yang belum dan menjadi target program Kewajiban Pelayanan Universal (KPU) yang mencakup desa dering, desa pintar, pusat layanan Internet kecamatan (PLIK), dan Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK).

Di kawasan timur seperti Maluku dan Papua, pemerintah kesulitan membangun program KPU karena sulitnya medan untuk ditembus dan terbatasnya sarana transportasi menuju desa target. (republika)

Sebar dan Bagikan :

Shares

Menkominfo: Digitalisasi Tak Perlu Izin DPR

di %s Berita/Informasi 671 views

VIVAnews – “Jangan membuat UU yang membatasi langkah teknologi.”

Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat mendesak Menteri Komunikasi dan Informatika untuk menunda pelaksanaan semua Peraturan Menteri yang mengatur digitalisasi penyiaran. Aturan itu adalah Permen 22 Tahun 2011 dan 23 Tahun 2011.

Menteri Kominfo Tifatul Sembiring mengatakan aturan itu memang sedang dirumuskan kembali. Namun, Tifatul menganggap digitalisasi penyiaran tidak perlu izin DPR.

“Sudah berjalan, kami rumuskan kembali. Program ini kan tidak perlu izin DPR karena sifatnya teknis,” ujar Tifatul Sembiring, saat ditemui di Gedung TVRI Senayan, Senin 2 April 2012.

Menurutnya, peran DPR sebatas mengawasi apakah aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah bertentangan dengan ketentuan Undang-Undang.

Tifatul juga meminta DPR, dalam hal ini Komisi I, untuk memperhatikan dan mempertimbangkan perkembangan teknologi yang semakin berkembang. “Jangan membuat UU yang membatasi langkah teknologi,” ucap Tifatul.

Ia pun menambahkan bahwa dalam UU No. 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, semangat untuk mengantipasi perkembangan teknologi ini sudah ada meski dalam bagian penjelasan.

Pihak Kominfo sebenarnya sudah mempersiapkan kampanye TV Digital dengan membagikan 1 juta TV Digital ke masyarakat yang kurang mampu. “Kami usulkan itu sebagai kampanye,” katanya.

Dia mengatakan bahwa jumlah rumah tangga yang menonton televisi saat ini 60 juta. “Kami coba ini jika aturannya sudah jalan,” katanya. (kominfo)

Sebar dan Bagikan :

Shares

Puluhan Aplikasi Buatan Lokal Siap untuk Windows 8

di %s Berita/Informasi 631 views

JAKARTA – Saat Windows 8 resmi dirilis oleh Microsoft pada akhir tahun 2012, diharapkan sudah ada puluhan aplikasi asal Indonesia yang juga sudah tersedia di toko aplikasi online Windows Store.

Inilah tujuan dari penyelenggaraan Windows 8 Developer Preview Boot Camp yang digelar mitra kerja Microsoft di Indonesia, Navcore Nextology di Bandung selama 3 hari pada akhir Maret lalu.

Sebanyak 88 pengembang aplikasi dari 44 kelompok telah diberikan materi bagaimana membangun aplikasi untuk Windows 8 yang banyak ditambahkan fitur-fitur baru seperti Metro Apps, Live Tile, dan Charm Bar.

Mereka menargetkan ada 44 aplikasi untuk Windows 8 yang berhasil dibangun berkat acara tersebut. “Aplikasi-aplikasi ini rencananya diluncurkan bersamaan dengan launching Windows 8 nanti,” kata Farid Zulkarnain, Vice Presiden Navcore Nextology.

Dari berbagai aplikasi Windows 8 yang telah dirancang, sebagian di antaranya sudah dipresentasikan pada hari terakhir kegiatan. Tentu saja, pengembang aplikasi diizinkan untuk merevisi aplikasi yang dibuatnya dari acara ini.

Pihak Microsoft akan mengevaluasi apakah aplikasi-aplikasi tersebut layak untuk masuk ke Windows Store. “Microsoft akan sangat ketat menjaga ekosistem Windows 8, jadi aplikasinya dievaluasi secara ketat,” ujar Direktur perusahaan software Tiga Belas Technology Yusak Setiawan.

Salah satu peserta pelatihan, CIO Urbanesia.com Batista R. Harahap, mengatakan, fitur yang paling bermanfaat dari Windows 8 adalah Live Tiles + Windows Push Notification Service. “Kalau melihat platform lain, Windows 8 bisa memberikan UI/UX (user interface/user experience-red) yang lebih kaya,” katanya.

Tersedianya Visual Studio 2011 di Windows 8, lanjut Batista, sangat membantu karena pengguna dapat membuat proof of concept dalam waktu yang relatif singkat. Dengan alat seperti Visual Studio 2011, cukup satu kode sumber untuk berbagai perangkat sehingga developer merasa lebih nyaman.

Navcone Nextology menargetkan ada beberapa aplikasi asal Indonesia yang bisa jadi Top App sehingga mampu memberi efek bagi industri software di Indonesia. “Kita akan siapkan Top App ini agar mampu crack the market,” tegas Farid. (kompas)

Sebar dan Bagikan :

Shares

Pengumuman K1 Kabupaten Ngawi yang Memenuhi Kriteria

di %s Berita/Informasi 638 views

MENINDAKLANJUTI SURAT EDARAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI NOMOR 03 TAHUN 2012 TANGGAL 12 MARET 2012 TENTANG DATA TENAGA HONORER KATEGORII DAN DAFTAR NAMA TENAGA HONORER KATEGORI II, DENGAN INI KAMI UMUMKAN LAMPIRAN I SURAT EDARAN SEBAGAIMANA DIMAKSUD YANG BERISI TENTANG DAFTAR NAMA TENAGA HONORER KATEGORI I YANG DINYATAKAN MEMENUHI KRITERIA (MK) BERDASARKAN HASIL VERIFIKASI DAN VALIDASI DATA TENAGA HONORER KATEGORI I OLEH TIM DARI BKN PUSAT DAN BPKP. SELENGKAPNYA DAPAT DI DOWNLOAD DISINI

Sebar dan Bagikan :

Shares
Go to Top