INFORMATIF, INSPIRATIF, MENCERAHKAN

Daily archive

July 29, 2019

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa Tutup Pasar Rakyat Muslimat NU

di Hari Jadi Ngawi Ke-661 oleh

Muslimat
Nahdlatul Ulama (NU) gelar acara Pasar Rakyat Muslimat (PRM) di Alun – Alun
Merdeka Ngawi, Rabu – Minggu (24 – 28/7). Acara ini dibuka langsung Wakil
Bupati Ngawi, Ony Anwar, Rabu (24/7).

Dalam
sambutannya, Ony Anwar mengatakan kegiatan ini merupakan komitmen Muslimat NU
sebagai partner Pemerintah dalam
mengembangkan ekonomi kerakyatan khususnya untuk prosuk unggulan Kabupaten
Ngawi, “Selain itu kegiatan seperti ini bisa menjadi bagian penguat peningkatan
kesejahteraan dan kemajuan wisata di Ngawi,” katanya.

Disela acara
Wabup juga mengungkapkan saat ini Pemkab Ngawi sedang giat dan serius di sektor
pariwisata, salah satunya pengembangan obyek wisata di utara lereng Gunung
Lawu, “Istilah yang kita pakai Kene Bejo (Kendal,
Ngrambe, Jogorogo,red), wilayah ini potensi alamnya sangat luar biasa. Alhamdulilah, masyarakatnya juga
memiliki energi positif,” ungkapnya.

Ony Anwar
berharap pasar rakyat ini bisa memberikan manfaat yang lebih bagi masyarakat,
“Terutama bagi peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Sementara
pada penutupan acara ini, Minggu (28/7) hadir Gubenur Jawa Timur, Khofifah
Indar Parawansa. Menurut Khofifah, acara ini untuk mewujudkan sebuah pengabdian
disamping membangun keseimbangan antara dimensi sosial, keagamaan dan ekonomi
yang harus berjalan beriringan, “Muslimat harus bersinergi untuk bisa
menggerakkan sektor Usaha Kecil, Menengah (UKM) dan Koperasi terutama pada lini
masyarakat paling bawah,” katanya

Dengan menggandeng Pemerintah Daerah, Khofifah
berharap acara ini bisa menjadi media bagi pelaku UKM terutama Muslimat NU,
untuk mengembangkan usahanya termasuk cara pemasarannya, “Bagaimana Muslimat
secara bersama sama bisa menjadi bagian yang melakukan intermediasi, dari
pelaku usaha kecil, menengah untuk bertemu dengan buyer-nya. Apalagi
pembeli ini punya jaringan yang lebih luas,” ungkapnya.

Di era
digitalisasi ini, Gubenui Jatim meminta pelaku usaha di Muslimat NU melek terhadap sistem penjualan melalui online, mengingat jangkauannya tidak
terbatas. “Digitalisasi ekonomi harus diakses oleh muslimat NU,” tandasnya.
Pun, Khofifah menghimbau pelaku usaha yang ikut serta dalam acara ini terus
melanjutkan eksistensinya, tanpa harus menunggu event  yang sama diwaktu
mendatang.

Juga hadir
dalam penutupan acara ini, Sekretaris Daerah Ngawi Mokh Shodiq Triwidiyanto, Ketua
DPRD Ngawi, Dwi Riyanto Djatmiko dan seluruh pengurus dan  Muslimat NU se Kabupaten Ngawi. (nf/kominfo)

Go to Top