Daily archive

October 20, 2015

Pj. Bupati Ngawi Dampingi Proses Pemulangan Jenazah Korban Lawu

di %s Berita 16 views
aa
Pj.Bupati ketika mendampingi proses pemulangan jenazah korban Lawu (Foto : Donny)

Ngawi- Pemerintah Daerah Kab. Ngawi  berusaha semaksimal mungkin untuk memfasilitasi kepulangan jenasah korban kebakaran gunung lawu yang berada di RSUD Kab.Magetan untuk segeranya di makamkan di kampung halamannya masing-masing demikian tindakan Pj.Bupati Ngawi Sudjono pada Selasa pagi (20/10/2015).

Setelah mendapat berita dari  tim DVI Polda yang mengurusi jenasah dalam musibah kebakaran gunung lawu Pj.Bupati Ngawi Sudjono langsung  memimpin rombongan yang terdiri dari Kepala BPBD  dan Kepala Dinas Sosial Kab.Ngawi beserta beberapa unit mobil jenasah untuk berangkat ke RSUD Kab.Magetan untuk segeranya mempercepat pemulangan korban bencana kebakaran gunung lawu.

Dalam hal ini Sudjono juga menemui perwakilan keluarga korban bencana gunung lawu untuk memberikan bantuan agar bisa meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Selain itu Sudjono juga  membantu agar proses penerbitan akte kematian segera dikeluarkan oleh pihak yang mengurusi korban bencana gunung lawu  untuk bisa mempercepat pemulangan jenasah korban bencana lawu. Setelah melalui beberapa proses yang cukup cepat akhirnya Tim DVI Polda Jatim yang didampingi Pj.Bupati Ngawi , Bupati  Magetan, Polres Magetan dan Pihak-pihak terkait yang membantu evakuasi korban bencana lawu menggelar  Media Center kepada para awak media dan juga menyerahkan Akte kematian kepada Pj.Bupati Ngawi  dan Bupati Magetan untuk selanjutnya diserahkan kepada perwakilan keluarga korban bencana sebagai berkas kelengkapan pemulang jenasah ke daerah masing-masing.

Setelah diberikannya akte kematian yang sudah diberikan kepada perwakilan keluarga korban jenasah beserta barang-barang korban bencana gunung lawu langsung dibawa kerumah masing-masing dengan dikawal oleh pihak kepolisian dan juga diikuti Pj Bupati Ngawi beserta rombongan .

Adapun Korban Mati Gunung Lawu :

  1. Awang (20 tahun), warga Ngawi, Jawa Timur
  2. Sumarwan (50 tahun), warga Ngawi, Jawa Timur
  3.  Nanang Setyo Utomo (17 tahun), warga Ngawi, Jawa Timur
  4.  Rita Septi (14 tahun), warga Ngawi, Jawa Timur
  5.  Joko Prayitno, Kebun Jeruk,  Jakarta
  6. Kartini berasal dari Jakarta
  7.  Mr. X, masih dalam identifikasi

Sekda Siswanto : Pemkab Beri Perhatian Minat Baca Masyarakat

di %s Berita 24 views
Untitled-1
Acara Bedah Buku Zero to Hero di Gedung Eko Kapti Kabupaten Ngawi (Foto : Ariawan)

 

Ngawi – Selasa  20 Oktober 2015 di Gedung Eka Kapti Kabupaten Ngawi, Kantor Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Ngawi menyelenggarakan acara “Bedah Buku Zero to Hero Mendahsyatkan Pribadi Biasa Menjadi Luar Biasa Bersama Penulis Solikhin abu Izzudin”. Acara ini dihadiri Sekda Siswanto, Kepala SKPD Terkait,  Siswa SLTA se-Kabupaten Ngawi, Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi, dan tamu undangan.

Acara Bedah Buku ini diikuti 500 peserta yang terdiri dari tamu undangan, siswa SLTA se-Kabupaten Ngawi, guru pendamping, dan Perpustakan Desa se-Kabupaten Ngawi. Bedah Buka diselenggarakan dengan dasar hukum Undang-undang No. 43 Tahun 2007  tentang Perpustakaan, Undang-undang No.23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Desa, Peraturan Pemerintah No.  24 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan UU No.43 Tahun 2007, Peraturan Bupati No. 22 Tahun 2015 tentang Pelasanaan Penggunaan  APBD  Tahun 2014, dan mempunyai  maksud serta tujuan untuk meningkatkan minat baca Pelajar/Siswa SLTA se-Kabupaten Ngawi dan masyarakat umum.

Sekda Siswanto, yang telah menyandang Gelar Doktor ini dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemkab Ngawi mempunyai perhatian besar pada  Perpustakaan Daerah, direncanakan untuk kedepannya  Alun-alun Ngawi yang kini sebagai alun-alun  terbesar se- Indonesia akan  menjadi alun-alun terbaik se-Indonesia. Tahun 2014 mulai dilakukan pembangunan alun-alun, hingga tahun 2015 pembangunan masih terus dilakukan. Sekda menambahkan bahwa nantinya di Alun-alun Ngawi dibangun  gedung/tempat yang nyaman untuk membaca, yang mana didalamnya dilengkapi dengan buku-buku dan sarana perpustakaan.

Go to Top