Category archive

Pendidikan - page 5

Berita yang terkait dengan pelaksanaan pembangunan bidang pendidikan

MGMP Sejarah Kab. Sidoarjo Studi Lapangan Situs Sejarah Di Kab. Ngawi

di %s Pendidikan 2,102 views

Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sejarah SMA Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur melaksanakan Study Lapangan Sejarah di Kabupaten Ngawi,  Rabu ( 05/02/20). Kegiatan ini menjadi agenda rutin yang bertujuan untuk penguatan materi pembelajaran bagi siswa.

Salah satu pengurus MGMP Sejarah Kab.  Sidorajo, Ahmad Fauzan mengatakan bahwa dipilihanya Ngawi sebagai tujuan Studi Lapangan  karena memiliki situs – situs bersejarah, “Memang banyak destinasi sejarah dan menjadi pilihan dari teman-teman, diantaranya adalah Benteng Van den Bosch, kemudian Museum Trinil dan Monumen Gubernur Suryo, lalu Srambang,” ungkapnya.

Ahmad Fauzan menambahkan dengan datang dan langsung melihat akan memberikan penguatan kepada guru – guru Sejarah dalam penyampaian materi pelajaran ini, “Sehingga kami, sebagai guru Sejarah semakin mantap dalam menyampaikan materi, apalagi dengan  kemasan tentang situs yang lebih kreatif dan edukatif,” lanjutnya. Menurut Ahmad, akan lebih menarik jika wisata yang ada di sini, dibuat paket tujuan wisata dengan tour guide, yang bisa menjelaskan tempat tersebut,“Harapan kami satu peninggalan bersejarah ini bisa di revitalisasi dan dikembangkan, karena saya melihat bangunannya cukup menarik dan bisa menjadi ikon dari Kabupaten Ngawi termasuk  paket-paket yang lain seperti Museum Trinil. Dan, apabila di kemas dalam satu paket menjadi tujuan wisata yang luar biasa,” pungkasnya. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

Shares

Tingkatkan Kompetensi Guru, Dindik Ngawi Gelar Diklat SLCC Wabup Ony Anwar, Minta Rubah Metode Belajar Lama

di %s Pendidikan 2,485 views

Revolusi industry 4.0 memiliki pengaruh yang sangat besar dalam setiap lini kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan salah satunya guru. Meskipun profesi guru ini tidak mendapatkan pengaruh yang signifikan dengan situasi sekarang, namun guru tidak lantas terlena dengan keadaan yang ada, tetapi dituntut terus meng– upgrade diri agar bisa menjadi guru yang mampu menciptakan generasi penerus yang berkualitas.

Pun, yang dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Ngawi dalam memenuhi standart kualitas guru di era teknologi dan informasi yang mendominasi metode pembelajaran saat ini dengan menggelar Diklat Smart Learning And Character  Center (SLCC) di Aula Notosuman, Kamis (28/11).

SLCC merupakan lembaga pengembangan untuk memberikan pelatihan dan pendidikan guru, terkait pembelajaran dan pembentukan karakter melalui teknologi informasi. Acara ini dibuka Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar bersama Kepala Dindik Ngawi, Abimanyu, Ketua PGRI Ngawi, Ismono.

Wabup mengatakan pentingnya diklat bagi guru di Kabupaten Ngawi dan harus disosialisasikan untuk meningkatkan kompetensi dalam mengajar. Menurut Ony Anwar hadirnya teknologi dan informasi saat ini harus bisa dimanfaatkan untuk metode belajar anak sebab dirasa ini lebih mudah diserap anak seperti audio visual atau studi lapang. “Sehingga metode lama yang dirasa membosankan bagi anak didik itu mulai ditinggalkan,” katanya.

SLCC seperti yang diutarakan Wabup adalah salah satu program pemerintah untuk memberikan pendidikan karakter pada anak. “Dalam hal ini, kita menciptakan generasi penerus yang memiliki karakter, berbaik budi pekerti luhur dan bisa berfikir inovatif.  Jadi anak- anak kita jangan dibebani lagi dengan banyaknya hafalan – hafalan yang mungkin membosankan,” tegasnya. Wabup mengharapkan dalam belajar anak ada interaksi dalam berkomunikasi serta ditunjang IT.

Kedepan Ony Anwar ingin adanya perubahan dalam proses belajar mengajar agar lebih fun, sehingga mampu menghidupkan suasana yang lebih gembira.  “Maka character building – nya masuk, sains juga lebih mudah masuk ke anak. Dengan begitu anak diharapkan bisa berfikir inovatif serta berdaya saing yang tinggi,” tandasnya.

Diklat SLCC terbagi menjadi dua gelombang yakni tanggal 28 – 29 Nopember 2019 dan gelombang kedua-3 Desember 2019 mendatang dengan sistim pembelajaran di dalam ruangan serta dilaksanakan di lembaga masing – masing.(nf/kominfo)

Sebar dan Bagikan :

Shares

Kabupaten Ngawi Tuan Rumah HAI 2019 Bupati Ngawi : Kesempatan Untuk Meningkatkan Angka Melek Huruf

di %s Pendidikan 1,447 views

Tahun 2019 ini Kabupaten Ngawi menjadi tuan rumah peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) ke 54 tingkat Provinsi Jawa Timur bertempat di Alun Alun Merdeka Ngawi.

Acara yang berlangsung selama tiga hari mulai Rabu (6/11) hingga Jumat (8/11) dibuka secara resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur Jawa Timur Himawan Estu Bagiyo mewakili Gubenur Jatim, Khofifah Indar Parawangsa.

Gubenur Jatim, dalam sambutannya yang dibacakan Himawan Estu Bagiyo menyampaikan saat ini pengentasan buta aksara menjadi salah satu perhatian Pemprov dan seluruh Kabupaten/Kota di Jatim dan akan dilakukan secara terpadu. Khofifah menegaskan pemberantasan buta aksara tidak lagi sekedar membuat masyarakat melek  huruf ataupun membaca, menulis tetapi lebih diarahkan serta integrasikan untuk memberdayakan masyarakat untuk lebih sejahtera, “Sehingga berdaya dalam bidang ekonomi, sosial, budaya dan kehidupan berbangsa,” lanjutnya.

Sementara dikesempatan yang sama, Bupati Ngawi Budi Sulistyono menyampaikan bahwa perinagtan HAI, setiap tanggal 8 September ditetapkan melalui konferensi UNESCO, 26 Oktober 1966 silam. “Sejak saat itu, HAI terus diperingati diseluruh dunia. Sebagai wujud agenda keaksaraan tingkat global, regional dan nasional,” ungkapnya.  

HAI yang dilakukan oleh warga dunia, menurut Budi Sulistyono adalah kesempatan bagi Pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan angka melek huruf di dunia. “Diupayakan mampu menyadarkan khalayak untuk turut serta  menyuarakan, juga membantu masyarakat agar  terbebas dari buta aksara,” jelasnya.

Sebagai tuan rumah HAI 2019, Bupati menyatakan Pemerintah Kabupaten Ngawi sangat mendukung kegiatan yang digelar ini, “Semoga berjalan lancar, kami dan seluruh masyarakat Ngawi siap mendukung serta mensukseskan acara ini,” ujarnya.

Seperti yang disampaikan Kepala Biro Administrasi Kesejahteraan Pemprov. Jatim, Hadiyono bahwa HAI ke 54 ini mengangkat tema Ragam Budaya Lokal dan Literasi Masyarakat. Dan, selama berlangsung akan diisi dengan beragam kegiatan mulai pameran budaya lokal dan literasi masyarakat yang diikuti seluruh Kabupaten se Jatim,  seminar literasi dan seminar literasi IT, festival pentas seni pelajar, festival drum band,  jalan sehat wisata Benteng Pendem bersama IPI se Jatim dan Himpaudi, Servis gratis bagi kendaraan motor roda dua, pelayanan literasi anak berupa dua mobil dongeng, satu mobil bisokop keliling, satu mobil broadcast serta kegiatan menggambar dan mewarnai.

Hadir dalam pembukaan ini Kasubid Keaksaraan dan Budaya Baca Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Kastum, Kepala Perpustakaan dan Arsip Prov. Jatim Abdul Hamid, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda ) Kabupaten Ngawi, pejabat lingkup Pemkab Ngawi. (allteam/kominfo)

Sebar dan Bagikan :

Shares

Jamda 2019 Jatim, Wabup Ngawi Lepas 40 Kontingen Kwarcab Ngawi

di %s Pendidikan 2,699 views

Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar lepas 40 kontingen dari Kwartir Cabang Ngawi untuk ikuti Jambore Daerah Jawa Timur 2019 bertempat di Pendopo Wedya Graha, Rabu (09/10).

Jamda Jatim 2019 digelar di bumi perkemahan Wisata Hutan Pinus Songgon Banyuwangi.

Kontingen Kwarcab Ngawi  berasal dari pelajar SMP/Mts se Kabupaten Ngawi. Dalam sambutannya Wabup Ngawi memberikan apresiasinya untuk  Ketua Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Ngawi yang konsisten mengikuti event kegiatan Pramuka tingkat regional maupun nasional.

“Komitmen ini akan terus kita perkuat, termasuk mengkader generasi penerus supaya memiliki budi pekerti yang luhur kecakapan kesehatan jasmani dan rohani , sehingga gerakan Pramuka di Kabupaten Ngawi kedepan bisa menjadi pioneer dan contoh khususnya Jawa Timur,” ungkapnya.

Ony Anwar menambahkan Pramuka  juga bisa sebagai gerakan yang mempunyai peran strategis pada pembangunan karakter anak, dan sesuai dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Ngawi.

Dikesempatan ini Wabup berpesan untuk kontingen Ngawi selalu menjaga kesehatannya dan juga nama baik, selama mengikuti Jambore ini,  “Dan saya berharap adik – adik semua juga bisa menjaga marwah dari gerakan Pramuka Kabupaten Ngawi,” imbuhnya. Selain itu juga disampaikan peserta untuk tidak lupa mengenalkan potensi Kabupaten Ngawi, baik disektor pertanian, pariwisata maupun organisasi kepemudaan nya, “Jadi adik – adik ini juga selain menampilkan kecapakan prestasi dibidang kepramukaan, juga harus mampu membawa diri, bersosialisasi dengan teman- teman se Jatim dengan baik, sekaligus bisa mengenalkan Kabupaten Ngawi ditingkat regional dengan sebaik – baiknya,” pesannya.

Jambore ini akan berlangsung selama satu minggu (12 – 18/10)  dengan berbagai kegiatan diantaranya wawasan kebangsaan, seni budaya, teknologi dan ketrampilan-ketrampilan kepramukaan, tantangan, wirausaha dan penanggulangan bencana. (Nf/Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

Shares
Go to Top