Pemkab Ngawi–Perhutani Perkuat Kolaborasi, Jaga Hutan Sekaligus Dorong Ekonomi Kreatif
Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko menegaskan komitmen perlindungan dan kelestarian hutan sebagai prioritas utama seiring pergantian kepemimpinan di Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Perum Perhutani Ngawi, Kamis (24/9/2026). Langkah edukasi kepada masyarakat dinilai krusial agar kawasan hutan tetap lestari bagi generasi mendatang, mengingat 91 dari 213 desa di Ngawi beririsan langsung dengan hutan.
Pernyataan itu disampaikan Antok saat menghadiri acara pisah sambut dan serah terima jabatan Administratur KPH Ngawi dari Mukhlisin kepada Rohasan di Kurnia Convention Hall Center.
“Masyarakat harus disadarkan bahwa hutan adalah aset krusial yang wajib dijaga keberlanjutannya. Dampaknya tidak cuma kita rasakan hari ini, tapi juga oleh generasi mendatang,” tegas Wabup.
Ia juga mendorong Perhutani, pemerintah daerah, dan desa untuk memperkuat kolaborasi dalam memfasilitasi pariwisata serta kegiatan ekonomi baru berbasis hutan bagi masyarakat sekitar.
Dari sisi performa bisnis, KPH Ngawi mengukir rekor impresif. Hingga September, pendapatannya menyentuh Rp85 miliar, sementara perolehan labanya menjadi yang tertinggi di Jawa Timur mencapai Rp60 miliar, sebagaimana dipaparkan Wakil Kepala Divisi Regional Perum Perhutani Jatim Sofiudin Nurmansyah.
Sofiudin berharap Administratur yang baru dapat segera beradaptasi, mempertahankan capaian kinerja, serta mengawal proses sertifikasi Forest Stewardship Council (FSC) dan menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten.
Agenda pisah sambut ini turut dihadiri jajaran Forkopimda Ngawi, perangkat daerah, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), mitra kerja Perhutani, serta tokoh masyarakat setempat.
Sebanyak 24 tim meramaikan Turnamen Tiga Pilar Cup 2026 memperebutkan Piala Persinga di Alun-alun Ngawi. Turnamen yang dibuka Wakil Bupati Ngawi sekaligus Ketua Askab PSSI Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, Minggu malam (20/9/2026), mempertemukan berbagai unsur dalam semangat kompetisi dan kebersamaan.
Pemerintah pusat dan daerah memperkuat kolaborasi melalui Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Ngawi untuk memperluas akses pendidikan bagi keluarga prasejahtera. Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau sekolah tersebut di Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Kasreman, Sabtu (19/9/2026), didampingi Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono.
Disiplin ASN dan perlindungan anak menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam Apel Pembinaan Staf di halaman Pendopo Wedya Graha, Kamis (17/9/2026). Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Ngawi Joko Sumaryadi bertindak sebagai pembina apel mewakili Wakil Bupati Dwi Rianto Jatmiko.