INFORMATIF, INSPIRATIF, MENCERAHKAN

Category archive

Apa saja

Wabup Ony Anwar, Buka Baksos SMADA Ngawi

di Apa saja oleh

Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar buka kegiatan Bakti Sosial SMA Negeri 2 (SMADA) Ngawi di Dusun Kleleng Desa Kletekan Kecamatan Jogorogo, Jumat (15/2). Wabup dalam sambutannya mengapresiasi baksos kali ini, sebab mampu memberikan pendidikan karakter untuk siswa, juga bermanfaat positif bagi masyarakat, “Saya sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini, dan tentunya banyak manfaat yang didapat masyarakat yang dihadiri baksos ini,” kata Wabup disela sambutannya.

Masih menurut Wabup, kegiatan yang diikuti kelas X dan XI ini merupakan wujud sinergitas Pemerintah daerah karena melibatkan stakeholder. “Kami tentu akan support terus, karena banyak yang bisa kita sinergikan dalam kegiatan seperti ini,” ujarnya. Lebih lanjut, Ony Anwar katakan dengan kegiatan sosial seperti ini bisa menumbuhkan rasa peduli dan peka siswa terhadap lingkungan sekitarnya, “Kedepan siswa – siswi ini tidak hanya memiliki kapabilitas akademis saja tapi juga punya kepekaan sosial sehingga bisa diterima di masyarakat dengan baik,” pungkasnya.

Sementara menurut Kepala SMA Negeri 2 Ngawi, Tribadi tema baksos tahun ini adalah Jika Aku Menjadi, “Tema ini dimaknai sebagai pendidikan karakter yang dilakukan secara langsung kepada siswa. Bagaimana mereka bisa melihat, memahami dan melakukannya sendiri untuk peduli terhadap sesama dan lingkungan,” jelasnya

Secara simbolis rangkaian kegiatan selama empat hari (Kamis – Minggu (14-17/02) ini dibuka dengan pemberian sembako dan penanaman pohon oleh Wabup Ony Anwar. Dalam kegiatan tahunan ini terdapat beberapa acara yang akan digelar diantaranya pengajian akbar, pasar murah, penanaman seribu pohon,  pengobatan gratis, wayang kulit, jalan sehat dan mancing bersama warga masyarkat. (red/kominfo)

Peringati HPN 2019, LPPL Jatim Gelar Konferensi Nasional se Indonesia

di Apa saja oleh

Dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2019 di Surabaya, Asosiasi Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Se Jawa Timur gelar Konferensi Nasional LPPL Indonesia di Hotel Santika Premier Gubeng Surabaya, Rabu (6/02). Menurut Sektretaris LPPL Radio Jatim, Rita Triana sampaikan bahwa kegiatan ini bagian dari peringatan HPN 2019, “Meskipun ini lembaga penyiaran publik juga bagian dari media atau pers dan moment kali ini sangat tepat, kalau mengumpulkan LPPL se tanah air dalam forum konferensi ini, sekaligus menyamakan visi dan misi dalam membangun jaringan LPPL nasional,” ungkapnya.

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari ini dibuka dengan konvoi puluhan mobil OB-VAN LPPL radio dan televisi keliling Surabaya dan diberangkatkan oleh Ketua Umum PWI periode 2018 -2023, Atal Sembiring Depari dengan start kawasan Taman Apsari gedung Negara Grahadi Surabaya dan berakhir Hotel Santika Premier. Kemudian acara dilanjutkan dengan city tour ke Studio LPPL Radio Suara Sidoarjo, untuk sharing antar peserta terkait konsep dan pengelolaan LPPL di era milenial saat ini.

Menurut Direktur LPPL Radio Suara Sidoarjo Aries Widojoko mengatakan kondisi LPPL diera digital saat ini butuh inovasi, tanpa harus menerobos batasan koridor yang ada, “Makanya bagaimana kita bisa kreatif tanpa harus menerobos batasan dari koridor yang ada,” kata Aries. Lebih lanjut, Aries sampaikan masih banyak yang harus dilakukan saat ini, termasuk mencari cara untuk bisa masuk di era generasi milenial, dan hal ini rasa Aries tidak mudah.

Usai kunjungan, malam harinya acara dilanjutkan dengan Gala Dinner  yang dihadiri Wakil Gubenur Jawa Timur, Saifullah Yusuf. Dalam sambutannya Saifullah menyampaikan memang saat ini radio memang lagi sulit dalam menghadapi era digital, “Solusinya kita harus bisa membuat konten yang menarik untuk bisa dinikmati masyarakat,” ujarnya. Saifullah juga katakan pengelola radio harus ikut dalam mendukung pemerintahan yang baru ditingkat provinsi.

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan Konferensi Nasional LPPL Indonesia, yang dibuka Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, M Ramli. Dan dilanjutkan dengan diskusi yang salah satu narasumbernya, Emil Elistianto Dardak. Dikesempatan ini Emil, meminta LPPL menjadi media rujukan dan harus lebih eksis lagi dalam merangkul generasi masa kini. “LPPL harus benar – benar bisa berperan dalam pembangunan dan harus inovatif lagi,” ujar Emil disela acara.

Sementara menurut Ketua Panitia, Syaifudin Ahmad menegaskan pentingnya membangun sinergitas antar kepala Dinas Komunikasi dan Informatika se Indonesia dalam menguatkan fungsi LPPL. “Konferensi ini pertama kali digelar di Surabaya, diharapkan dengan membangun LPPL yang kuat bisa wujudkan penyiaran nasional yang sehat,” pungkasnya (red/kominfo)

Bappelitbang Gelar Rakor Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Program Kegiatan Kabupaten Ngawi tahun 2018

di Apa saja oleh

Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang)  Kabupaten Ngawi menggelar Rapat Koordianasi  Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Program Kegiatan Kabupaten Ngawi  Tahun 2018 di Gedung Kesenian, Senin (4/02).

Hadir dalam acara ini, Bupati Ngawi Ir Budi Sulistyono, Sekretaris Daerah  Kabupaten Ngawi, Mokh Sodiq Triwidiyanto,  Asisten Administrasi Umum Sekda Kab. Ngawi, Hermiati Retno Sriwulan, Kepala Bappelitbang Indah Kusumawardhani, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Camat Se-Kabuapten Ngawi.

Bupati Ngawi dalam sambutannya sampaikan tujuan utama kegiatan ini adalah penurunan kemiskinan disamping capaian kerja, “Bobot paling utama dalam hal ini terkait penyerapan anggaran. Tidak hanya proses kinerja tapi outputnya harus merujuk pada manfaat yang goal nya turunnya angka kemiskinan,”kata Budi Sulistyono.

Sementara Kepala Bappelitbang Indah Kusumawardhani tandaskan bahwa rakor pengendalian dan evaluasi ini sangat penting dan strategis. “Sebagaimana diketahui selama ini, capaian keberhasilan OPD yang ditekankan pada keberhasilan dalam menyerap sumber daya terutama anggaran, sementara yang lainnya tidak mendapat perhatian,” ungkap Indah Kusumawardhani. Lebih lanjut, Danik sapaan akrabnya jelaskan seharusnya OPD mampu mencapai hasil secara seimbang serta sesuai dengan perencanaan strategis yang telah ditetapkan “Capaian keberhasilan juga harus mengutamakan kinerja dan mensinergikan dengan pencapaian indikator kerja utama,” katanya

Dalam paparan Kepala Bappelitbang disebutkan bahwa capaian kinerja utama, yakni menurunnya tingkat kemiskinan, dari angka kemiskinan dengan target  13,38-12,88 persen terealisasi dengan capaian 14,83 persen, tingkat pengangguran terbuka 7,3 persen terealisasi  dengan capaian 5,7 persen dan dilakukan melalui survey Badan Pusat Statistik, “Juga pada peningkatan kualitas pembangunan manusia, target indeks pembangunan manusia  per 70 dengan capaian 69,27. Sedangkan peningkatan kualitas insfrastruktur wilayah untuk memberikan akses optimal terhadap pembangunan wilayah dengan target indeks infrastruktur  per 4 dengan capaian 3,1. Serta meningkatnya kualitas penataan ruang dan pengendalian lingkungan hidup dengan target Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) 63,59 dengan capaian 64,57,” ujarnya.

Dengan hasil paparan tersebut, Kepala Bappelitbang simpulkan bahwa program kegiatan Kabupaten Ngawi tahun 2018, capaian kinerja lebih tinggi dari kerja hal ini sesuai dengan perbandingan antara capaian kerja dan kinerja, “Perencanaannya pun cukup seimbang, dan ditunjukkan dengan efisiensi anggaran serta efektifitas dalam capaian indikator kinerja,” pungkasnya. (red/kominfo)

Presiden Jokowi Nikmati Kopi Nangka di Benteng Van Den Bosch “Kopinya enak sekali, dan murah”

di Apa saja oleh

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo berkunjung ke Benteng Van den Bosch atau dikenal Benteng Pendhem yang menjadi dalah satu destinasi wisata sejarah di Kabupaten Ngawi, Jumat (01/02).Kegiatan ini menjadi bagian agenda kunjungan kerja Jokowi beserta rombongan ke sejumlah wilayah di Jawa Timur.

Dalam kunjungan kali ini, Presiden Jokowi beserta rombongan didampingi Gubenur Jawa Timur, Soekarwo, Bupati Ngawi Ir. Budi Sulistyono, Ketua DPRD Kabupaten Ngawi Dwi Rianto Djatmiko. Rombongan Presiden Jokowi tiba dilokasi sekitar pukul 10.40, dan menyempatkan untuk berkeliling di area Benteng peninggalan Belanda ini.

Usai melihat – lihat bangunan yang telah berusia seabad lebih ini, Presiden Jokowi beserta Ibu Iriana berkesempatan ngopi bareng dan berbincang menikmati Capucino yang diolah dari kopi Nangka yang terkenal akan citra rasanya yang khas dari Ngawi, “Bagus ada kopi yang enak sekali disini, dan harganya pun murah, secangkir habis ” ujar Presiden Jokowi.

Tidak hanya kopi, berbagai produk unggulan diantaranya batik khas Ngawi, kerajinan bonggol jati, dan makanan khas. Ada salah satu produk beras organik yang mencuri perhatian Presiden Jokowi, “Ada beras merah, beras putih organik dan beras singkong tanpa glukosa, ini baik untuk kesehatan,” ujar Presiden sambil mengamatinya.

Setelah melihat kondisi bangunan secara keseluruhan, Presiden Jokowi sampaikan akan segera melakukan revitalisasi untuk benteng bersejarah ini tanpa menghilangkan bentuk aslinya. “Ya, tahun ini akan segera kita restorasi, dan perbaiki targetnya dua tahun.Karena ini adalah bagian warisan pusaka atau heritage tentunya sangat menarik,” ungkapnya.Menurutnya, bangunan bersejarah ini harus dijaga dan pelihara sebaik – baiknya.

Usai tinjauan ke benteng yang berdiri sejak tahun 1839-1845 ini, Presiden Jokowi beserta rombongan bertolak menuju Masjid Agung Baiturohman untuk menunaikan sholat Jumat. Seperti yang disampaikan Bupati Ngawi, Ir, Budi Sulistyono bahwa kedatangan Presiden Jokowi kali ini selain mengunjungi Benteng Pendhem juga akan melakukan sholat Jumat disini, “Memang dilakukan bertepatan dengan hari ini, karena Pak Presiden akan berikan sertifikat tanah wakaf untuk masjid, pesantren dan langgar di Kabupaten Ngawi, Madiun, sebagian Ponorogo, dan Nganjuk,” ungkap Budi Sulistyono disela kegiatan.

Kedatangan Presiden Jokowi kali ini disambut antusiasme masyarakat Kabupaten Ngawi, nampak banyak kerumunan warga disepanjang jalan menunggu kedatangan orang nomor satu di negara ini.Mereka ingin melihat secara langsung Presiden Jokowi meskipun nampak dari dalam mobil.

Sebelumnya Presiden dan rombongan bertolak melalui Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur dan landing ke Lanud Iswajudi Magetan, Jawa Timur. Dari data yang dihimpun, setelah dari Kabupaten Ngawi, rencananya Presiden Jokowi dan rombongan akan melanjutkan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Rembang Provinsi Jawa Tengah. (red/Kominfo)

 

 

1 2 3 15
Go to Top