Daily archive

May 17, 2019

Kabupaten Ngawi, Masuk Nominasi Anugerah Kebudayaan dan Penghargaan Maestro Seni Tradisi Tahun 2019

di %s Seni Budaya 192 views

Kabupaten Ngawi masuk menjadi salah satu nominator Anugerah Kebudayaan dan Penghargaan Maestro Seni Tradisi Tahun 2019 kategori Pemerintah Daerah.  

Tim Kabupaten Ngawi yang dipimpin langsung Bupati Ngawi, Budi Sulistyono didampingi Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Rahmad Didik Purwanto bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Prasetyo Harri Adi dan Kepala Bagian Humas dan Protokol, Totok Sudaryanto mempresentasikan program pelestarian budaya di Kabupaten Ngawi bertempat di Ruang Rapat Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Rabu (15/5).

Menurut Kepala Disparpora Ngawi, melalui Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Wisata dan Ekonomi Kreatif, Wiwin Purwaningsih menceritakan dalam presentasinya, Bupati Ngawi menyampaikan program dan kegiatan pelestarian budaya yang dilaksanakan di Kabupaten Ngawi yang juga difokuskan pada upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi, “Jadi upaya pelestarian budaya tersebut juga dapat mengangkat kehidupan perekonomian masyarakat yang ada di Kabupaten Ngawi,” ungkap Wiwin saat dihubungi melalui media sosial.

Masuknya Kabupaten Ngawi di 6 besar ini, seperti penuturan Wiwin tidak lepas dari upaya Pemkab Ngawi yang terus berkomitmen dan konsisten dalam melestarikan budaya, seperti digelarnya beragam event atau festival. “Yang menjadi unggulan adalah festival budaya yang mampu menarik orang untuk datang  ke Ngawi. Dengan begitu, jumlah kunjungan wisata ke Ngawi juga meningkat,” katanya.

Wiwin mengatakan presentasi yang disampaikan Bupati Ngawi, mendapatkan nilai plus dari juri. Menariknya, waktu yang diberikan untuk presentasi sedianya 30 menit menjadi satu jam lebih, hal ini menunjukkan antuasiasme tim penilai.  “Penyusunan materi yang bagus, apalagi disampaikan Pak Bupati langsung, menjadi nilai tambah untuk Kabupaten Ngawi. Kami berharap, Kabupaten Ngawi bisa terpilih menjadi yang terbaik,” kata Wiwin disela ceritanya.

Untuk nominator penerima AKMST kategori Pemerintah Daerah ini, hanya ada 6 nominator dari seluruh Kabupaten dan Kota di Indonesia, diantaranya Kabupaten Kulon Progo, Kota Kediri, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Ngawi, Kota Pangkal Pinang dan Kabupaten Sanggau.(nf/Kominfo)

Safari Ramadhan, Wabup Ony Anwar Minta Tetap Jaga Silaturahmi

di %s Agama 108 views

Wakil Bupati Ony Anwar beserta istri kembali melanjutkan rangkaian Safari Ramadhan tahun ini di  Masjid Darul Huda Dusun Pelemsili Desa Pitu Kecamatan Pitu, Kamis (16/05).

Ony Anwar didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi, Mokh Sodiq Triwidiyanto bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), serta pejabat lingkup Pemerintahan Kabupaten Ngawi melaksanakan shalat Isya’ dan Tarawih berjamaah bersama masyarakat setempat.

Dalam sambutannya Wabup mengatakan kegiatan ini sudah menjadi agenda tahunan yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi, “Kedatangan kami bersama rombongan untuk bersilaturahim dengan keluarga besar  jamaah Masjid Darul Huda,” katanya.

Dikesempatan ini, Wabup meminta kepada seluruh jamaah yang hadir dalam acara ini, untuk mendo’akan seluruh umara’ di Pemkab Ngawi senantiasa diberikan kesehatan dan bisa menjalankan amanah yang diberikan masyarakat.

Ony Anwar berharap seluruh warga Dusun Pelemsili selalu guyub dan rukun sekaligus bisa menjaga kondusifitas pasca Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019 lalu hingga di gelarnya Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 29 Juni mendatang.  “Saya berpesan untuk sekuruh warga disini untuk selalu menjaga kerukunan serta silaturahmi dengan baik, apapun pilihannya nanti dalam Pilkades semua tetap saudara. Jangan sampai bermusuhan gegara beda pilihan,” tuturnya. 

Di hadapan warga yang mayoritas petani, Wabup menyampaikan program pertanian ramah lingkungan, sebab saat ini banyak lahan pertanian dieksploitasi secara berlebihan tanpa kontrol hingga akibatkan hasil panen merosot. “Saat ini Kabupaten Ngawi memiliki program pertanian ramah lingkungan berkelanjutan. Jadi, ini lebih pada upaya untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia dengan beralih ke pupuk organis secara bertahap,” jelasnya.

Masih menurut penuturan Wabup, program ini berhasil diimplementasikan di desa Gerih Kecamatan Gerih, “Di desa ini sudah mengaplikasikan pertanian organik, terbukti sawah 1 hektar  yang menggunakan pupuk organik bisa menghasilkan panen sebesar 10 ton,” ujarnya.

Dipenghujung acara Wabup berkesempatan memberikan tali asih untuk pengurus Masjid Darul Huda berupa uang tunai Rp 10 juta, serta perlengkapan sholat dan Al-Qur’an  masing – masing 10 buah. (Arf/Kominfo)

Go to Top